Tinjauan Perancangan Kawasan Wisata Pesisir Pantai Temberan dengan Konsep Cemara Sebagai Penerapan Pendekatan Arsitektur Tropis
DOI:
https://doi.org/10.33019/c8v01127Kata Kunci:
Kawasan Wisata, Kawasan Pesisir Pantai, Konsep Cemara, Arsitektur TropisAbstrak
Kawasan daerah pesisir pantai temberan merupakan daerah yang lahannya belum tertata dengan baik masih terdapat banyak lahan kosong dan penempatan bangunan yang tidak tertata, sehingga harus mempertimbangkan peletakan dan kegunaan bangunan agar penggunanya merasa aman dan nyaman. Dampak dari kawasan yang belum tertata dengan baik menyebabkan sirkulasi udara terganggu, rusaknya tata bangunan, tidak adanya perlindungan yang sesuai dengan iklim cuaca. Tujuan dari perancangan ini untuk menciptakan suatu kawasan pesisir yang tertata dengan maksimal dan tahan terhadap iklim cuaca serta orientasi matahari dengan pendekatan konsep cemara sebagai penerapan arsitektur tropis. Dengan pengumpulan hasil data yang berhubungan dengan penerapan prinsip Arsitektur Tropis, menunjukan bahwa dalam pengembangan konsep cemara penting diterapkan di kawasan pesisir yang beriklim tropis agar keduanya dapat berperan timbal balik.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Randa Fahimah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

